Rabu, 15 September 2010

Wajib Blackberry

Masih waktu liburan seperti ini saya membayangkan seandainya saja seperti jaman dulu dimana pada saat itu yang memiliki HP hanya orang-oranmg kaya saja. Mungkin saya bisa lebih menikmati liburan tanpa masih diganggu oleh komunikasi email atau suara dering HP dari rekan kerja atau pimpinan. Apalagi sekarang di perusahaan saya sudah mulai diwajibkan untuk beberapa staff memiliki dan mengaktifkan Blackberry sehingga bisa setiap saat menerima dan mengirim email yang harus dijawab dengan kategori "penting". Tapi kalau set back ke belakang lagi malah membuat kita jadi berpikir mundur ke belakang. Seharusnya kita bisa bersyukur bahwa karena kecanggihan teknologi seperti sekarang ini kita bisa terkoneksi dengan internet setiap saat. Dan saya mulai membayangkan bahwa saat ini saya bisa tahu info terbaru dari internet lewat BB meskipun saat ini saya berada di sebuah kota di ujung timur pulau Jawa. Saya masih bisa update berita terbaru baik itu berita terkini dan juga berita sepakbola yang saya gemari. Yang lebih penting saya juga masih bisa mengirimkan email penting setiap saat ke rekan kerja karena email tersebut sangat urgent. Di beberapa perusahaan lain saya juga mendengar bahwa karyawannya ada juga yang diwajibkan memiliki Blackberry. Tapi semua juga kembali lagi ke masing-masing kita apakah kita bisa mengoptimalkan BB tersebut untuk meningkatkan produktifitas kita atau malah semakin menurunkan tingkat produktifitas kerja kita karena BB malah digunakan untuk YM-an dan update FB saja. Bagaimana menurut anda?

Selasa, 14 September 2010

Apa Fungsi Mobil Atap Terbuka?

Pada saat saya sedang keliling kota bersama anak saya tiba-tiba saja saya di salip sebuah mobil jeep dengan atap terbuka. Pada saat itu kondisi cuaca baru saja habis hujan. Dan saya lihat pengemudi jeep tersebut bajunya basah oleh hujan. Saya lantas berpikir kalau hujan pakai mobil atap terbuka khan sama saja dengan naik motor dan pasti juga kehujanan. Tapi mungkin bagi pemilik mobil tersebut berpikir lain ya. Nah apa fungsi mobil atap terbuka ya? Berikut sedikit fungsi mobil atap terbuka :
  1. Ada kendaraan jeep atap terbuka biasanya dipakai pada saat upacara bendera dimana inspektur upacara memeriksa pasukan.
  2. Di Amerika Serikat mobil presidennya ada yang atapnya terbuka supaya sang presiden bisa dilihat secara terbuka oleh rakyatnya pada saat pawai. Dan Presiden John F. Kennedy tertembak oleh sniper pada 22 Nopember 1963 karena menggunakan mobil terbuka tersebut.
  3. Kendaraan atap terbuka juga biasa dipakai untuk pawai dan pada saat kampanye.
  4. Jeep tanpa atap biasanya dipakai oleh kendaraan militer.
  5. Bis atap terbuka biasanya dipakai untuk perayaan juara piala dunia. Supaya para pemain bisa memamerkan piala yang direbutnya kepada publik.
  6. Beberapa mobil sport seperti ferrary juga mengeluarkan jenis sedan yang atapnya bisa dibuka supaya pengemudinya bisa lebih kelihatan keren dan gagah.
Dan masih banyak lagi fungsi dari mobil atap terbuka selain supaya bisa berbasah ria pada saat hujan.

Oleh : Mr Boy

Senin, 13 September 2010

Meniru Untuk Sukses

Anda ingin sukses? Anda ingin sukses seperti siapa? Apakah seperti atasan anda? Atau seperti artis di televisi? Semua orang punya hak untuk sukses. Tapi bagaimana caranya? Teorinya sih mudah tetapi pelaksanaannya tergantung anda sendiri. Jadi yang saya maksud disini adalah meniru kesuksesan orang lain. Tidak usah jauh-jauh anda meniru orang yang sukses. Tirulah hal baik dari atasan anda, misalnya bos anda. Bagaimana cara kerjanya, bagaimana dia mengambil keputusan, bagaimana tindakannya pada saat situasi krisis. Semuanya pasti bisa anda tiru. Tidak mudah memang tetapi secara bertahap tergantung kemampuan anda sendiri. Misalnya si bos bisa bekerja 12-13 jam ya anda bisa menirunya misalnya bekerja 9 jam dulu kemudian bertambah jamnya sesuai kemampuan. Dan anda harus kerja yang efektif. Anda harus memiliki sense of belonging yaitu rasa memiliki. Anggap saja perusahaan tempat anda bekerja ini perusahaan anda sendiri. Bagaimana cara memajukan perusahaan anda. Cobalah berpikir seperti bos. Dan aplikasikan jalan pikiran tersebut di tim anda. Jika anda bisa sukses memimpin tim kecil lambat laun dengan tim besar anda bisa menanganinya. Pelajari hal-hal baru di luar bidang pekerjaan anda siapa tahu nantinya bisa menambah wawasan anda. Jadi tirulah hal baik atasan anda, terapkan pada diri anda secara bertahap.

Oleh : Mr Boy

Minggu, 12 September 2010

Tips Lulus Masa Percobaan

Sudah belasan tahun saya bergabung dengan perusahaan ini sejak saya lulus kuliah dulu. Tetapi setiap saya merekrut karyawan baru saya bisa merasakan perasaan karyawan baru tersebut. Masa percobaan adalah masa yang sangat berat untuk dilalui selama 3 bulan awal. Kalau dinilai perusahaan kita tidak bisa melaksanakan tugas selama masa percobaan maka perusahaan bisa memperpanjang masa percobaan atau malah menghentikan masa percobaan. Saya dulu juga mengalami hal yang sama. Ada rasa khawatir apakah nanti saya bisa lulus masa percobaan? Berikut saya memberikan tips bagi anda yang jadi karyawan baru di suatu perusahaan.

  1. Disiplin, ya selama masa percobaan anda harus lebih disiplin daripada sebelumnya. Disiplin disini adalah disiplin dalam hal kehadiran, disiplin waktu kerja dan disiplin waktu pulang. Karena kalau dari awal anda sudah tidak disiplin maka anda akan mendapat penilaian kurang dari atasan. Meskipun kemampuan teknis anda mumpuni tapi kalau sering tidak masuk karena sakit atau sering terlambat maka perusahaan akan mempertimbangkan untuk memperpanjang masa percobaan anda dan akan melihat lagi selama satu bulan terakhir apakah bisa meningkat tingkat kedisiplinannya atau maha tetap saja.
  2. Rajin dan semangat, selama masa percobaan anda harus rajin dan penuh semangat mengerjakan tugas yang diberikan atasan. Anda harus bisa speed, artinya bergerak cepat menyelesaikan tugas tetapi harus juga tepat dan benar tugas tersebut dijalankan. Jangan sampai cepat tetapi salah semua ya sama saja anda akan dapat penilaian minus.
  3. Banyak bertanya, supaya adaptasi anda bisa berjalan cepat maka anda harus sering bertanya kepada rekan sekerja anda bagaimana kebiasaan di kantor tersebut. Kalau anda rasa kebiasaan di kantor baik bisa anda ikuti tetapi jika kebiasaan rekan kerja anda ternyata anda rasa tidak baik maka anda jangan terbawa arus. Ingat anda harus tetap berpedoman pada poin 1 diatas.
  4. Sopan santun dan ramah, saya rasa di perusahaan manapun dituntut semua karyawannya bisa bersikap sopan santun dan ramah baik kepada rekan sekerja maupun kepada atasan. Kalau anda bisa bersikap sopan dan ramah maka rekan kerja anda juga dengan senang hati membantu anda, jika anda tidak ramah maka anda akan tidak dihiraukan oleh rekan sekerja anda. Dan jika timbul penilaian negatif karyawan baru sampai terdengar atasan maka jangan harap anda akan lulus masa percobaan.
  5. Tingkatkan Skill, anda jangan terlalu percaya diri bahwa bekal teori di kampus anda jika anda fresh graduate atau pengalaman kerja anda sebelumnya bisa begitu saja klop dengan perusahaan baru. Anda perlu adaptasi diri lagi terhadap budaya perusahaan baru tersebut. Banyak teori anda di kuliah dulu bisa tidak sama pada parakteknya di lapangan. Juga pengalaman di kantor lama bisa berbeda dengan yang di kantor baru atau di perusahaan baru anda.
  6. Berdoalah semoga anda lulus masa percobaan
Jika semua tips saya diatas bisa anda jalankan maka besar kemungkinan anda akan lulus masa percobaan.

Oleh : Mr Boy

Sabtu, 11 September 2010

Copy Tugas Kuliah

Tiba-tiba saya baru saja teringat masa-masa kuliah dulu. Mungkin karena sempat membaca tulisan teman-teman di milis teman almamater saya. Ternyata berat juga masa kuliah dulu. Apalagi jika mendapat tugas membuat program yang bahasa pemrogramannya saja baru belajar tapi tugasnya sudah seperti pembuatan program profesional, mana bisa? Harusnya kalau tugasnya mempunyai tingkat kesulitan yang bertahap maka saya yakin bahwa mutu pendidikan di Indonesia bisa bagus. Tapi kalau tugasnya sulit-sulit ya para mahasiswa juga akan kreatif mencari cara untuk mendapatkan jawaban tugas tersebut dari berbagai sumber dan pelajaran copy paste menjadi pelajaran komputer yang paling mahir dilakukan. He he he. Mungkin anda sekarang sudah mempunyai posisi penting di perusahaan besar, tapi coba anda ingat-ingat kembali masa kuliah dulu atau masa sekolah dulu pasti juga anda banyak melakukan kerja sama dengan teman-teman untuk mengerjakan tugas. Saya juga ingat salah satu dosen saya mengembalikan semua tugas mahasiswanya karena ternyata teks program yang dibuat sama semua cuma diganti nama mahasiswa, NRP, dan nama variabel. Malah ada yang tidak merubah nama variabelnya. Karena sang dosen mungkin pada masa kuliahnya juga mengalami hal yang sama maka beliau sudah bisa membaca apa yang akan dilakukan mahasiswanya. Mungkin pada saat itu waktunya juga tidak memungkinkan untuk membuat tugas komputer yang rumit karena mambutuhkan waktu lama tetapi kita diberikan waktu yang sangat terbatas. Dulu jaman saya kuliah internet belum menjamur seperti sekarang. Teman-teman dulu mencari bahan tugas dari majalah atau jurnal di perpustakaan. Tetapi saya lihat sekarang sangat mudah dengan adanya internet. Semua bisa dicari dengan keyword di Google. Tergantung kita bisa telaten tidak mencarinya. Semua pasti ada di internet. Saya juga sempat melihat bahwa sekarang dosen juga sudah canggih, banyak yang memiliki blog dan semua tugas dosesn tersebut ditampilkan di blog dan mahasiswa harus akses blog tersebut. Wah jadilah blog dosen tersebut banyak dikunjungi mahasiswa. Jaman semakin maju tantangan juga semakin berat. Bagaimana menurut anda?

Oleh : Mr Boy

Jumat, 10 September 2010

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H

Saya Mr Boy mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H Mohon maaf lahir dan batin bagi semua para pembaca blog saya ini. Jika ada tulisan saya yang ternyata menyinggung perasaan dsb saya mohon maaf.

Kamis, 09 September 2010

Work at Holiday

Senang rasanya kalau tiba waktunya liburan atau bahasa kerennya holiday. Tapi pada beberapa perusahaan meskipun staff atau manager pada posisi kunci sedang liburan pun harus selalu ready on call. Alias sewaktu-waktu harus siap untuk dihubungi atasan atau staffnya yang membutuhkan bantuan kalau ada masalah di lapangan. Terutama perusahaan yang tetap beroperasional pada saat ada liburan panjang seperti saat liburan Lebaran. Pada saat perusahaan tutup pun ada juga pimpinan perusahaan yang mungkin orangnya workaholic sehingga masih tetap bekerja memikirkan perencanaan perusahaannya. Maka mau tidak mau jika si bos ingin minta pendapat atau ada pertanyaan teknis, staff atau manager yang sedang liburan pun harus siap HP-nya atau BB-nya menerima panggilan atau BBM dari si Bos. Tapi menurut saya hal itu malah kontra produktif. Mengapa? Karena menurut pengalaman saya jika kita liburan tetapi pikiran tetap ada pada pekerjaan maka otak dan pikiran kita tidak akan refresh. Dan sewaktu kembali ke kantor maka tetap saja tidak muncul ide-ide yang cemerlang. Berbeda jika pada saat liburan kita tidak diganggu oleh pikiran pekerjaan, maka kita akan dengan tenang menjalani liburan dan sewaktu kembali ke pekerjaan akan lebih refresh. Tapi tentu saja sewaktu pulang dari liburan harus ada masa paling tidak satu hari untuk istirahat di rumah. Jadi tidak langsung pulang dari liburan langsung bekerja. Malah di kantor akan mengantuk, lelah dsb. Tapi semua itu tergantung bagaimana anda menyikapinya, beruntunglah anda jika bekerja di kantor yang pimpinan anda pengertian dengan tidak "mengganggu" anda di saat anda di luar jam kerja atau liburan. Tapi jika anda ternyata mempunyai pimpinan yang ternyata suka mengganggu anda di saat di luar jam kerja dan liburan maka anda harus menyikapinya dengan bijak. Anggaplah anda liburan tetapi insting bekerja anda tidak hilang dan pada saat anda kembali ke kantor anda tetap on fire untuk bekerja.

Oleh : Mr Boy

Rabu, 08 September 2010

Tradisi Mudik Lebaran

Beberapa hari terakhir ini kita semua disibukkan oleh persiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Banyak persiapan yang diperlukan untuk menyongsong hari nan Fitri ini. Kita bisa melihat di pusat perbelanjaan penuh sesak oleh pengunjung yang berbelanja kebutuhan Lebaran. Apalagi semua pusat perbelanjaan memberikan diskon yang cukup lumayan untuk menarik pengunjung membelanjakan uang THR-nya. Karena bagi pengusaha pusat perbelanjaan momentum Hari Raya adalah momentum untuk mendapatkan pendapatan bisnisnya. Setelah semua kebutuhan Hari Raya sudah dibeli maka yang biasanya dilakukan adalah mudik ke kampung halaman. Tradisi mudik ini di Indonesia sudah berjalan mulai lama. Tujuan mudik sebenarnya adalah untuk silaturahmi dengan orang tua atau keluarga di kampung yang telah berpisah satu tahun atau lebih. Jadi momen Hari Raya adalah sangat tepat untuk dimanfaatkan sebagai waktu untuk mempererat tali silaturahmi. Stasiun kereta api, terminal bus sampai bandara akan penuh sesak oleh penumpang dengan berbagai tujuan mudiknya. Jadi momen Lebaran ini juga bisa dimanfaatkan oleh pengusaha transportasi untuk menghasilkan keuntungan yang semaksimal mungkin. Lihat saja pada saat peak session seperti ini pasti harga tiket bus , kereta dan pesawat sangat mahal dibandingkan dengan hari biasa. Ada juga yang dengan minimal bisa mudik yaitu dengan menggunakan transportasi motor dan mobil pribadi. Bagi pengguna kendaraan pribadi baik itu motor maupun mobil pribadi harus benar-benar mempersiapkan kendaraannya sebaik mungkin agar nanti pada saat digunakan untuk mudik tidak mengalami masalah di perjalanan. Berikut tips untuk mempersiapkan kendaraan anda supaya mantap dipakai mudik :
  1. Seharusnya beberapa hari sebelum mudik sudah mulai di servis dan ganti oli untuk mobil dan motor anda. Kalau H-3 service station kendaran sudah penuh antrian dan jika anda tidak booking sebelum nya pasti ditolak.
  2. Periksa semua perlengkapan kendaraan sebelum berangkat misalnya lampu, ban, AC, dll. Kalau ada keluhan pada saat servis sudah bisa diperbaiki.
  3. Persiapkan kondisi fisik anda yang akan mengemudi, olah raga dan istirahat yang cukup sehingga pada saat mengemudi kondisi fisik anda tetap fit.
  4. Persiapkan minuman dan makan untuk bekal selama perjalanan. Karena kalau kita beli di tengah jalan akan kesulitan mencarinya dan pasti harganya lebih mahal daripada kalau kita beli di supermarket.
  5. Hari H-2 sudah dipersiapkan semua barang yang akan dibawa dan dicek sekali lagi supaya tidak ada barang yang tertinggal. Kalau waktunya anda persiapan barang pas pada Hari H maka anda tidak akan memiliki waktu yang cukup untuk istirahat dan pada saat di perjalanan anda akan merasa kelelahan lebih dulu, apalagi bagi anda yang mengemudi.
  6. Kalau merasa lelah atau mengantuk di tengah perjalanan maka anda harus berhenti untuk istirahat jangan dipaksakan untuk mengemudi karena bisa berbahaya. Cari tempat istirahat yang aman misalnya di POM bensin yang ada fasilitas parkir yang luas dan posko-posko mudik Lebaran ynag biasanya banyak tersebar di jalur mudik.
  7. Setelah kondisi fisik sudah segar lagi maka anda bisa melanjutkan perjalanan lagi.
Selamat mudik Lebaran bagi anda yang mudik Lebaran, Selamat jalan dan hati-hati di jalan. Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Oleh : Mr Boy

Selasa, 07 September 2010

Waspada Penipuan

Saat ini kalau kita tidak waspada dan tidak melakukan pengecekan secara cermat terhadap segala sesuatu baik itu penawaran bisnis dan kerjasama yang banyak bertebaran di internet, toko online, penjualan barang bekas, arisan berantai, sms hadiah dan permintaan pulsa atau transfer dll. Banyak modus yang lebih baru dan metode baru dari para penipu yang ingin menarik keuntungan pribadi dengan mengorbankan orang lain yang tidak tahu. Semua harus kita cross cek dulu jangan langsung kita transfer uang dsb, kalau anda tidak ingin uang anda hilang. Saya akihir-akhir ini banyak menerima SMS yang menyatakan bahwa dia mama saya yang pakai nomor baru dan sedang di rumah sakit dan minta dibelikan pulsa. Saya langsung yakin bahwa itu penipuan, ada juga yang mengatakan bahwa dia bapak saya yang sedang ada urusan di kantor polisi dan memakai HP orang supaya dibelikan pulsa, saya yakin lagi bahwa ini adalah penipuan karena bapak saya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Saya juga sering mendapatkan SMS mendapat hadiah dsb padahal pasti penipuan karena saya tidak pernah ikut segala macam kuis. Dulu juga saya sempat memaki-maki orang yang berusaha menipu office boy saya yang modusnya adalah mendapat kiriman SMS mendapat hadiah dan diminta ke ATM untuk minta nomor rekening padahal dipandu oleh penipunya untuk transfer uang ke rekening si penipu. Untunglah office boy tersebut langsung lapor saya dan saya katakan bahwa ini penipuan, waktu dia telepon akhirnya saya yang menerima telepon tersebut dan langsung saja saya maki-maki sampai puas he he he. Jaman sekarang kita harus jangan mudah percaya sama orang lain, kita harus cek dan ricek dulu. Waspadalah, waspadalah.

Oleh : Mr Boy

Senin, 06 September 2010

Aku Jadi Sales

Belasan tahun yang lalu saya pernah juga bekerja sebagai Direct Sales suatu perusahaan Direct Selling. Padahal sebelumnya saya tidak pernah membayangkan akan bekerja sebagai sales. Tapi banyak ilmu yang saya dapat selama satu bulan lebih saya bekerja. Saya diajarkan bagaimana caranya menghadapi prospek dan menawarkan produk yang kita jual. Ilmu marketing yang tidak didapat dari buku manapun, itu yang sering disampaikan oleh manager saya ketika itu. Bagaimana memotivasi diri supaya semangat setiap harinya. Bagaimana di lapangan menghadapai panasnya matahari sampai sore hari kembali ke kantor dan menghadapi sang manager yang galak jika kita tidak bisa mencapai target yang ditentukan. Dimarahi sudah pasti akan menjadi santapan sehari-hari kalau kita gagal. Tapi saya menikmati hari-hari saya. Gemblengan jadi sales ternyata menyadarkan saya bahwa mencari pekerjaan tidak mudah untuk jaman sekarang ini. Mental baja mutlak diperlukan untuk menghadapi kerasnya kehidupan. Saya mendapat banyak ilmu jsutru ketika saya banyak bertemu orang, prinsip di marketing adalah bagaimana kita banyak bertemu orang baru kita membicarakan selling. Nah kalau kita sudah bertemu banyak orang tetapi selling kita tidak bagus pasti ada masalah pada diri kita, biasanya masalah yang terbesar adalah masalah skill komunikasi kita. Bagaimana berbicara sama orang tanpa ada rasa takut dan tegang. Kita harus rileks dan menganggap yang kita ajak bicara adalah teman kita jadi kita bisa komunikasi secara tulus, senyum juga harus tulus. Jangan komunikasi dengan dibuat-buat dan tidak tulus. Yang kita tonjolkan adalah attitude kita bukan produk kita. Kita harus men-special-kan prospek kita. Kita memberikan solusi kepada prospek kita. Kebanyakan orang yang beli produk buka karena kebutuhan tapi karena emosi saja. Pernahkah anda pernah sampai menginginkan membeli suatu produk di supermarket tetapi waktu sampai di rumah produk tersebut hanya sebagai penghias lemari saja, mungkin pada saat itu anda terpancing emosi untuk membeli karena adanya program diskon dari supermarket? Nah memainkan emosi prospek itu yang harus kita lakukan. Misalnya dikatakan bahwa kalau beli sekarang akan mendapat harga diskon menjadi sekian rupiah. Kalu di supermarket harganya 1000 misalnya kalau beli sama kita cuma 500 jadi poin ini yang harus ditiojolkan, menggugah emosi prospek. Padahal kalau kita sudah balik dari prospek ya kadang prospek baru nyadar buat apa saya beli barang ini? Kalau attitude kita bagus pada saat penawaran mereka tidak ada masalah toh nilainya juga biasanya gak terlalu besar. Kalau bagi kita yang penting kita bisa dapat profit.

Oleh : Mr Boy

Minggu, 05 September 2010

Tugas Akhirku

Nama yang satu ini bagi sebagian besar mahasiswa yang lagi menempuh pendidikan untuk mencari gelar S1 sudah menjadi hal yang sangat dinanti-nantikan sekaligus menakutkan. Menjadi hal yang dinanti-nantikan karena jika sudah mengerjakan Tugas Akhir atau skripsi berarti saat yang ditunggu yaitu wisuda sarjana sudah diambang pintu. Tapi perjuangan untuk menyelesaikan Tugas Akhir tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu kerja keras dan strategi yang tepat terutama menghadapi dosen pembimbing maupun dosen penguji pada saat pengujian Tugas Akhir. Saya ada pengalaman menarik terkait Tugas Akhir saya. Saya hanya bertemu dengan dosen pembimbing saya total hanya 4 kali selama periode mulai pengajuan proposal Tugas Akhir sampai dengan revisi Tugas Akhir setelah seminar Tugas Akhir dan pengajuan tanda tangan untuk hasil revisi ujian Tugas Akhir dan saya dinyatakan lulus. Pertama kali saya ke rumah dosen pada saat mengajukan proposal Tugas Akhir dan dengan mudah disetujui oleh dosen pembimbing saya. Setelah itu saya mengerjakan Tugas Akhir saya dengan terlebih dahulu mengerjakan program Tugas Akhirnya. Yang kedua saya bertemu dosen pembimbing pada saat akan maju seminar Tugas Akhir dan yang pasti sudah bisa diduga saya habis-habisan dimarahi dosen saya. Saya sih tidak ada masalah dimarahi yang penting saya cuma bilang sama Pak Dosen agar saya bisa diijinkan maju seminar supaya saya bisa lulus dalam periode ini. Dan saya akui semua kesalahan saya karena tidak pernah maju bimbingan tiba-tiba minta persetujuan maju seminar Tugas Akhir. Pertama-tama yang pasti saya ditolak mentah-mentah oleh dosen saya tetapi saya tetap memaksa meyakinkan minta tolong dosen saya supaya saya bisa maju dengan berbagai strategi yang saya miliki ketika itu. Saya bilang kalau saya tidak bisa lulus periode ini maka saya tidak akan bisa melanjutkan kuliah lagi karena orang tua saya tidak mampu karena hanya pensiunan saja, jadi mau tidak mau saya harus bisa lulus berapapun nilainya, saya bilang meskipun nilai saya tidak bagus tidak apa-apa yang penting saya bisa lulus karena setelah lulus saya bilang bahwa saya sudah pasti diterima kerja di kantor saudara saya. Akhirnya segala usaha saya berhasil dan dosen saya membubuhkan tanda tangan sebagai tanda persetujuan saya bisa maju seminar Tugas Akhir. Akhirnya benar juga pada saat seminar Tugas Akhir saya dibantai habis-habisan oleh dosen penguji dan dosen pembimbing saya. Tetapi tekad yang kuat masih saya miliki dan akhirnya saya menghadap lagi ke dosen pembimbing di rumahnya untuk yang ketiga kalinya. Disini saya diberi masukan perombakan total susunan Tugas Akhir saya. Tapi saya tetap bisa diluluskan untuk tetap maju ke ujian Tugas Akhir dengan revisi materi Tugas Akhir. Mungkin karena ditunjang oleh program Tugas Akhir saya yang hanya sedikit saya adakan revisi. Nah ada kejadian menarik pada saat ujian Tugas Akhir. Karena komputer untuk demo Tugas Akhir menggunakan komputer dan monitor saya tetapi ada beberapa teman yang jadwalnya duluan daripada saya di ruang tersebut sehingga komputer dan motir saya ada yang dipinjam dahulu. Sehingga pada saat saya menggunakan komputer saya ternyata ada masalah pada komputer saya karena tidak muncul tampilan di monitor. Terpaksa saya harus memperbaiki komputer saya untuk beberapa saat. Teman-teman saya yang menunggu di luar tidak mengetahu kenapa saya lama berada di ruang ujian padahal saya harus memperbaiki komputer saya terlebih dahulu sebelum menjawab pertanyaan dari dosen penguji. Nah pada saat waktu memperbaiki komputer itulah saya memanfaatkan untuk adaptasi lingkungan. Sehingga saya bisa lebih rilex tidak demam panggung. Akhirnya saya dengan sukses bisa menjawab pertanyaan dari dosen pembimbing. Terima Kasih Tuhan. Nah saya bertemu dosen pembimbing saya yang keempat kalinya adalah pada saat pengajuan tanda tangan setelah buku Tugas Akhir dilakukan revisi sebagai tanda persetujuan disamping juga dengan minta tanda tangan kedua dosen penguji yang lain. Jadi proses bimbingan dan persetujuan Tugas Akhir saya hanya 4 kali saja saya ke rumah dosen pembimbing. Mungkin ini adalah rekor saya. Dan akhirnya saya dinyatakan lulus dan diwisuda beberapa minggu kemudian. Pelajaran yang bisa didapat dari pengalaman saya disini adalah sbb :
  1. Kenali karakter dosen pembimbing anda, bagaimana orangnya dan anda harus mempersiapkan strategi yang tepat menghadapinya. Anda bisa tanya senior anda bagaimana karakter dosen pembimbing anda. Itu yang saya lakukan, cari info sebanyak mungkin. 
  2. Dalam menghadapi dosen pembimbing harus sendiri jangan minta diantar teman atau bersama teman yang satu bimbingan, karena menurut pengalaman sih dosennya malah jaim dan lebih killer dari yang anda duga sebelumnya.
  3. Saya selama pengajuan tanda tangan dan bimbingan saya tidak memberikan apapun kepada dosen pembimbing baik uang maupun bingkisan. Karena saya telah mengetahui bahwa dosen saya tidak suka diberi apa-apa malah kita nanti dikira kita menyuap dosen.
  4. Kalau bisa pasang wajah yang memelas supaya bisa dikasihani dosen.
Mungkin itu saja tips dari saya berdasarkan pengalaman bagaimana mengerjakan Tugas Akhir yang efektif.

Oleh : Mr Boy 

Sabtu, 04 September 2010

SKS

Saya menceritakan pengalaman saya kuliah meskipun IP tidak terlalu bagus tapi masih bisa mengambil SKS diatas rata-rata per semester yaitu 20-22 SKS. Bagaimana caranya? Kebetulan saya mendapat rezeki dari Tuhan karena mendapat dosen wali yang sangat baik. Padahal semester 1 ke 2 saya mendapat dosen wali yang killer he he he. Dan untungnya lagi pada saat semester awal tersebut IP saya lumayan bagus jadi pengambilan SKS banyak juga tidak ada masalah. Tapi eh semester pertengahan kebetulan dosen wali saya sekolah lagi jadilah saya berganti dosen wali dan syukurlah dosen wali saya ini orangnya pada saat pengajuan FRS (Form Rencana Studi) di awal semester selalu tidak ada di kampus. Sehingga saya harus ke rumahnya, dan kebetulan juga nilai mata kuliah yang sulit-sulit nilainya baru keluar juga terakhir-terakhir, jadi saya akali dengan mengajukan FRS ke dosen wali di tanggal-tanggal awal. Jadi pada saat ditanya Pak Dosen sya jawab nilainya belum keluar, tapi saya katakan kalau target saya B sehingga IP saya perkiraan bisa 2,9 atau 3,0 padahal pada saat keluar nilainya yang kadang tepat sesuai target kadang juga gak sampai target. Tapi yang terpenting adalah saya bisa mengambil SKS minimal 20 SKS. Dan strategi yang saya pakai adalah pendekatan yang baik misalnya komunikasi dengan Pak Dosen harus tepat. Ya kita harus pintar-pintar mengamati kegemaran Pak Dosen, misalnya pada waktu saya perwalian saya lihat beliau sedang memperbaiki motor ya saya ajak bicara saja masalah motor yang saya ketahui misalnya istilah-istilah mesin motor dsb. Nah ternyata pendekatan itu sangat berhasil, akhirnya saya juga sukses lulus kuliah sesuai dengan waktu yang ditentukan dan diwisuda juga bersama rekan angkatan saya yang lain sesuai jadwal. Jadi kuliah itu juga disamping dibekali dengan kecerdasan pelajaran harus juga dengan kecerdasan strategi pendekatan dengan Bapak atau Ibu Dosen.

Oleh : Mr Boy

Jumat, 03 September 2010

Masa Kuliah

Nah ini dia masa-masa dimana saya sudah ingin sekali mendapatkan penghasilan. Masa kuliah dimulai dengan masa OPSPEK atau masa orientasi, kebetulan saya kuliah di salah satu Institut Negeri ternama. Banyak cita-cita yang saya gantungkan setinggi langit sejak saya menginjakkan kaki untuk pertama kali di kampus tersebut. Sebelumnya pada saat sekolah menengah kita selalu pasif karena semua paket pendidikan systemnya adalah paket jadi kalau ada pengumuman akan diumumkan oleh wali kelas misalnya atau ketua kelas. Tetapi di masa kuliah tidak demikian, jika anda yang membaca blog ini adalah calon mahasiswa maka bersiaplah dengan menjadi mahasiswa karena anda tidak akan disuapi oleh dosen anda atau ketua jurusan anda. Jadi informasi dan sebagainya harus kita cari sendiri. Di masa OPSPEK tersebut kita sebagai mahasiswa baru diperkenalkan  bagaimana system pendidikan di perguruan tinggi bagaimana jadwal kuliah dan sistem kredit itu bagaimana dan ini adalah hal baru bagi saya pada saat itu. Menurut saya status mahasiswa sangatlah tidak enak betapa tidak jadwal kuliah tidak bisa seperti pada masa sekolah menengah dimana masuk dan pulang selalu tetap. Tetapi pada saat kuliah memang hari Sabtu tidak ada kuliah tetapi jadwal mata kuliah bisa lompat-lompat tergantung kita mengambil mata kuliahnya. Yang sangat tidak saya sukai pada saat kuliah adalah jika kita sedang berada d rumah pada saat tidak ada jadwal kuliah rasanya bagaimana sangat menyiksa karena kita pada saat mahasiswa sudah dianggap sangat dewasa sehingga seharusnya sudah bisa menghasilkan pendapatan sendiri supaya tidak kelihatan tidak nyaman jika harus meminta uang terus dari orang tua. Maka dari itu sejak semester 3 atau 4 saya sudah mulai mencari penghasilan sendiri dengan cara memberikan les privat anak-anak sekolah menengah. Pertama-tama sih siswanya Cuma dua orang tetapi semakin lama siswa saya semakin banyak dan penghasilan yang didapat sudah lumayan menurut saya pada saat itu. Tapi konsekuensinya adalah saya harus bisa membagi waktu antara kuliah dan memberikan les privat. Jadi memang saya harus sudah bekerja keras tetapi hal tersebut sudah tidak mengejutkan saya lagi karena saya sudah terbiasa “pergi pagi pulang malam” mulai saya sekolah menengah dulu. Sama juga pada saat kuliah dan jadi guru les tersebut, saya biasa pagi kuliah sampai siang kemudian siang setelah makan siang memberikan les sampai ada juga jadwal les yang sore hingga malam dan tempatnya juga rumah siswa tersebut harus ditempuh dengan motor, jadilah saya rata-rata setiap hari pulang ke rumah pukul 21.00 s/d 22.00. Dan ini saya lakukan hampir tiap hari! Dan saya menikmati pekerjaan tersebut sampai saya akan ujian skripsi. Jadi sebelum ujian skripsi saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari mengajar siswa saya. Dan saya juga harus fokus pada skripsi saya, karena saya berfikir bahwa saya kalau sudah sarjana maka penghasilan yang bisa saya dapat akan leboh besar daripada sekedar menjadi guru les. Dan akhirnya setelah beberapa bulan kemudian saya lulus juga setelah menempuh masa kuliah hampir 5 tahun. Selain saya belajar mencari penghasilan sendiri saya juga belajar banyak pada saat kuliah terutama masalah kepemimpinan, karena saya banyak belajar dari senior-senior saya di HIMA (Himpunan Mahasiswa). Saya aktif di HIMA walaupun tidak secara fungsionaris, tetapi sebagai anggota jika ada kegiatan-kegiatan kemahasiswaan. Tetapi saya banyak menimba pengalaman dari kegiatan-kegiatan tersebut, misalnya bagaimana cara penggalangan dana dan menghadap ke bagian rektorat (menghadapi birokrasi). Jadi jika anda saat ini adalah sebagai mahasiswa maka perbanyaklah pengalaman organisasi anda tetapi jangan lupa kuliah juga jangan sampai tertinggal. Banyak pengalaman yang berguna bagi anda untuk memasuki dunia kerja nantinya.

Oleh : Mr Boy

Kamis, 02 September 2010

Masa Sekolah

Masih segar dalam ingatan saya suara bel masuk sekolah yang setiap pagi selalu berbunyi sebagai tanda bahwa semua siswa harus sudah masuk kelas dan proses pembelajaran dimulai. Waktu itu kira-kira belasan tahun silam saya juga merupakan salah satu siswa yang sedang menimba ilmu di suatu sekolah menengah atas favorit di sebuah kota kabupaten. Jarak antara rumah dan sekolah kira-kira 20-25 km yang ditempuh dengan naik angkot pada waktu itu saya jalani dengan penuh semangat agar kelak cita-cita saya bisa tercapai. Hujan dan panas menjadi santapan saya tiap hari. Jika kehabisan uang saku saya juga pernah nebeng teman yang punya mobil atau motor pada saat itu. Lumayan untuk pengiritan pikir saya saat itu. Di sekolah prestasi saya tergolong biasa-biasa saja meskipun tidak bisa ranking 1 tetapi ranking 10 besar di kelas masih bisa dicapai. Yang paling saya ingat pada masa saya sekolah dulu adalah ketertarikan saya pada kegiataan ektrakurikuler di sekolah. Mulai kelas 1 SMA yang pada waktu itu masuk siang sekitar pukul 13.00 saya manfaatkan waktu di pagi harinya mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah tersebut. Berhubung yang saya ikuti kegiatan ekstrakurilernya banyak jadi kalau saya tidak salah ingat biasanya saya berangkat pada pagi hari dan kadang saya pulang juga sampai malam hari karena ada juga kegiatan ekstrakuriler yang malam hari. Apa saja kegiatan yang saya ikuti pada saat itu? Coba saya mengingat-ingat semua kemampuan daya memori saya..... Nah saya ingat saya waktu itu mengikuti kegiatan ektrakurikuler antara lain Bahasa Jepang, Elektronika, Theater (drama), dan Beladiri. Ternyata banyak juga ya he he he. Ada 4 unit kegiatan yang saya ikuti ketika itu. Jadi kalau dalam satu minggu ada 6 hari maka hampir tiap hari saya ada kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Ternyata selain menambah ilmu, kegiatan tersebut juga yang pasti menambah teman, jadi saya punya banyak teman lain kelas. Memang tidak semua kegiatan ekstrakurikuler tersebut saya ikuti sampai kelas 3 SMA kecuali kegiatan beladiri yang saya ikuti mulai kelas 1 SMA sampai kelas 3 SMA. Ada juga keuntungan lainnya yang saya dapatkan. Misalnya dalam ekstrakurikuler Bahasa Jepang, ternyata pembinanya adalah guru pelajaran drama dan ketrampilan mengetik kalau tidak salah sehingga secara tidak langsung saya dikenal oleh guru tersebut sebelum beliau mengajar saya dikelas. Yang gak enaknya kalau dihapal guru itu ya sering diberi pertanyaan tiba-tiba waktu di kelas he he, tapi untunglah saya selalu bisa menjawab pertanyaan guru tersebut. Dan yang positif juga saya dapat nilai bagus di mata pelajaran tersebut. Banyak pelajaran hidup saya dapatkan semasa menempuh pendidikan di sekolah menengah, misalnya masalah uang saku yang saya dapatkan yang cukup untuk biaya transport naik angkot dan untuk makan siang di sekolah karena kadang saya datang pagi hari dan langsung sekolah siang sampai sore hari bahkan kadang juga makan malam di kantin sekolah karena ada kegiatan di sekolah malam hari. Saya memang sengaja mengkondisikan seperti itu supaya bisa berlatih bekerja keras mulai pagi sampai malam sekalipun dan ternyata pelajaran hidup tersebut berguna bagi saya saat saya kuliah maupun sekarang pada saat saya sudah bekerja dan berkeluarga. Sekarang pun saya sudah terbiasa untuk pulang kantor malam-malam jika harus menyelesaikan deadline.

Oleh : Mr. Boy

Rabu, 01 September 2010

Boy, ... Mr Boy

Saya senang sekali menonton film 007, adegan yang paling saya sukai adalah pada saat Mr Bond memperkenalkan diri seperti ini "Bond, ....James Bond", nah jadilah judul posting saya yang pertama ini mengambil tag line film tersebut, namanya juga inspirasi he he he. OK, panggil saya Boy, .... Mr Boy. Panggilan Boy ini sebenarnya mulai digunakan teman-teman saya pada saat saya kelas 2 SMA. Mungkin karena saya terinspirasi oleh tokoh Boy dalam film Catatan Si Boy pada era 90-an kalau tidak salah. Mungkin anda yang seusia saya saat ini bisa mengingat-ingat tokoh Boy tersebut. Boy digambarkan adalah seorang mahasiswa yang sempurna, dia kaya, keren, jago beladiri juga, dan ceweknya juga cantik-cantik, nah lho berarti ceweknya banyak donk, kalau di film sih diceritakan banyak yang naksir habis perfect banget sih he he he. Kalau saya sih dulu dipanggil teman-teman Boy mungkin karena keren -nya mirip kali he he, narsis mode on :). Ok, mungkin ini saja awal catatan saya di blog ini. Dalam blog ini saya sedikit menulis tentang pengalaman saya belasan tahun di Manajemen SDM sebuah perusahaan meskipun latar belakang pendidikan saya adalah bidang IT, tapi semua bisa saya pelajari dengan cara learning by doing. Jadi  disamping saya memegang divisi IT juga memegang divisi SDM. Disamping itu juga pengalaman belasan tahun diberi tanggung jawab oleh perusahaan bisa saya manfaatkan ilmu yang saya dapat untuk dapat memberikan masukan bagi staff saya yang memerlukan pendapat tentang masalah SDM, karena ternyata kata orang bijak itu ada benarnya yaitu pengalaman adalah guru yang paling berharga. Karena saya mengalami sendiri bahwa pengalaman adalah guru karena kejadian saat ini banyak juga yang merupakan ulangan kejadian yang pernah terjadi di masa lalu. Bos saya juga pernah mengatakan kepada saya dan sampai saat ini selalu ada dalam kepala saya begini bahwa staff senior di suatu perusahaan dengan staff junior yang baru masuk dalam perusahaan tersebut yang membedakan adalah kebijaksanaannya saja. Kalau ilmu mungkin saya dengan anak-anak jaman sekarang yang sudah demikian canggih jamannya pasti kalah tetapi kebijakansanaan itu hanya bisa diperoleh dari berjalannya waktu. Karena pengalaman yang lalu bisa memberi banyak pelajaran untuk masa sekarang sehingga kita bisa lebih bijaksana dalam mengambil suatu keputusan misalnya jika anda adalah seorang pimpinan dibandingkan dengan pimpinan yang masih belum ada pengalaman.

Oleh : Mr Boy