Tampilkan postingan dengan label pengalaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengalaman. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 September 2010

Masa Kuliah

Nah ini dia masa-masa dimana saya sudah ingin sekali mendapatkan penghasilan. Masa kuliah dimulai dengan masa OPSPEK atau masa orientasi, kebetulan saya kuliah di salah satu Institut Negeri ternama. Banyak cita-cita yang saya gantungkan setinggi langit sejak saya menginjakkan kaki untuk pertama kali di kampus tersebut. Sebelumnya pada saat sekolah menengah kita selalu pasif karena semua paket pendidikan systemnya adalah paket jadi kalau ada pengumuman akan diumumkan oleh wali kelas misalnya atau ketua kelas. Tetapi di masa kuliah tidak demikian, jika anda yang membaca blog ini adalah calon mahasiswa maka bersiaplah dengan menjadi mahasiswa karena anda tidak akan disuapi oleh dosen anda atau ketua jurusan anda. Jadi informasi dan sebagainya harus kita cari sendiri. Di masa OPSPEK tersebut kita sebagai mahasiswa baru diperkenalkan  bagaimana system pendidikan di perguruan tinggi bagaimana jadwal kuliah dan sistem kredit itu bagaimana dan ini adalah hal baru bagi saya pada saat itu. Menurut saya status mahasiswa sangatlah tidak enak betapa tidak jadwal kuliah tidak bisa seperti pada masa sekolah menengah dimana masuk dan pulang selalu tetap. Tetapi pada saat kuliah memang hari Sabtu tidak ada kuliah tetapi jadwal mata kuliah bisa lompat-lompat tergantung kita mengambil mata kuliahnya. Yang sangat tidak saya sukai pada saat kuliah adalah jika kita sedang berada d rumah pada saat tidak ada jadwal kuliah rasanya bagaimana sangat menyiksa karena kita pada saat mahasiswa sudah dianggap sangat dewasa sehingga seharusnya sudah bisa menghasilkan pendapatan sendiri supaya tidak kelihatan tidak nyaman jika harus meminta uang terus dari orang tua. Maka dari itu sejak semester 3 atau 4 saya sudah mulai mencari penghasilan sendiri dengan cara memberikan les privat anak-anak sekolah menengah. Pertama-tama sih siswanya Cuma dua orang tetapi semakin lama siswa saya semakin banyak dan penghasilan yang didapat sudah lumayan menurut saya pada saat itu. Tapi konsekuensinya adalah saya harus bisa membagi waktu antara kuliah dan memberikan les privat. Jadi memang saya harus sudah bekerja keras tetapi hal tersebut sudah tidak mengejutkan saya lagi karena saya sudah terbiasa “pergi pagi pulang malam” mulai saya sekolah menengah dulu. Sama juga pada saat kuliah dan jadi guru les tersebut, saya biasa pagi kuliah sampai siang kemudian siang setelah makan siang memberikan les sampai ada juga jadwal les yang sore hingga malam dan tempatnya juga rumah siswa tersebut harus ditempuh dengan motor, jadilah saya rata-rata setiap hari pulang ke rumah pukul 21.00 s/d 22.00. Dan ini saya lakukan hampir tiap hari! Dan saya menikmati pekerjaan tersebut sampai saya akan ujian skripsi. Jadi sebelum ujian skripsi saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari mengajar siswa saya. Dan saya juga harus fokus pada skripsi saya, karena saya berfikir bahwa saya kalau sudah sarjana maka penghasilan yang bisa saya dapat akan leboh besar daripada sekedar menjadi guru les. Dan akhirnya setelah beberapa bulan kemudian saya lulus juga setelah menempuh masa kuliah hampir 5 tahun. Selain saya belajar mencari penghasilan sendiri saya juga belajar banyak pada saat kuliah terutama masalah kepemimpinan, karena saya banyak belajar dari senior-senior saya di HIMA (Himpunan Mahasiswa). Saya aktif di HIMA walaupun tidak secara fungsionaris, tetapi sebagai anggota jika ada kegiatan-kegiatan kemahasiswaan. Tetapi saya banyak menimba pengalaman dari kegiatan-kegiatan tersebut, misalnya bagaimana cara penggalangan dana dan menghadap ke bagian rektorat (menghadapi birokrasi). Jadi jika anda saat ini adalah sebagai mahasiswa maka perbanyaklah pengalaman organisasi anda tetapi jangan lupa kuliah juga jangan sampai tertinggal. Banyak pengalaman yang berguna bagi anda untuk memasuki dunia kerja nantinya.

Oleh : Mr Boy

Rabu, 01 September 2010

Boy, ... Mr Boy

Saya senang sekali menonton film 007, adegan yang paling saya sukai adalah pada saat Mr Bond memperkenalkan diri seperti ini "Bond, ....James Bond", nah jadilah judul posting saya yang pertama ini mengambil tag line film tersebut, namanya juga inspirasi he he he. OK, panggil saya Boy, .... Mr Boy. Panggilan Boy ini sebenarnya mulai digunakan teman-teman saya pada saat saya kelas 2 SMA. Mungkin karena saya terinspirasi oleh tokoh Boy dalam film Catatan Si Boy pada era 90-an kalau tidak salah. Mungkin anda yang seusia saya saat ini bisa mengingat-ingat tokoh Boy tersebut. Boy digambarkan adalah seorang mahasiswa yang sempurna, dia kaya, keren, jago beladiri juga, dan ceweknya juga cantik-cantik, nah lho berarti ceweknya banyak donk, kalau di film sih diceritakan banyak yang naksir habis perfect banget sih he he he. Kalau saya sih dulu dipanggil teman-teman Boy mungkin karena keren -nya mirip kali he he, narsis mode on :). Ok, mungkin ini saja awal catatan saya di blog ini. Dalam blog ini saya sedikit menulis tentang pengalaman saya belasan tahun di Manajemen SDM sebuah perusahaan meskipun latar belakang pendidikan saya adalah bidang IT, tapi semua bisa saya pelajari dengan cara learning by doing. Jadi  disamping saya memegang divisi IT juga memegang divisi SDM. Disamping itu juga pengalaman belasan tahun diberi tanggung jawab oleh perusahaan bisa saya manfaatkan ilmu yang saya dapat untuk dapat memberikan masukan bagi staff saya yang memerlukan pendapat tentang masalah SDM, karena ternyata kata orang bijak itu ada benarnya yaitu pengalaman adalah guru yang paling berharga. Karena saya mengalami sendiri bahwa pengalaman adalah guru karena kejadian saat ini banyak juga yang merupakan ulangan kejadian yang pernah terjadi di masa lalu. Bos saya juga pernah mengatakan kepada saya dan sampai saat ini selalu ada dalam kepala saya begini bahwa staff senior di suatu perusahaan dengan staff junior yang baru masuk dalam perusahaan tersebut yang membedakan adalah kebijaksanaannya saja. Kalau ilmu mungkin saya dengan anak-anak jaman sekarang yang sudah demikian canggih jamannya pasti kalah tetapi kebijakansanaan itu hanya bisa diperoleh dari berjalannya waktu. Karena pengalaman yang lalu bisa memberi banyak pelajaran untuk masa sekarang sehingga kita bisa lebih bijaksana dalam mengambil suatu keputusan misalnya jika anda adalah seorang pimpinan dibandingkan dengan pimpinan yang masih belum ada pengalaman.

Oleh : Mr Boy